SELAMAT DATANG DI BLOG LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA SUKO KEC. MARON KAB. PROBOLINGGO.
BLOG INI BERISI GAMBARAN SEKILAS TENTANG BANYAK HAL YANG BERKAITAN DENGAN KEGIATAN DI DESA SUKO

Rabu, 19 September 2012

Halal Bihalal & Haul Sesepuh Desa Suko

Pemerintah Desa Suko beserta LKD mengadakan Halal Bihalal dan Haul para Sesepuh Desa Suko yang meninggal dunia. serta mempererat tali silaturahmi antar warga Desa Suko



Jumat, 07 September 2012

Salam Hangat Buat Mas Agung


Kami selaku masyarakat Desa Suko pada umumnya dan TPK Desa Suko pada khususnya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bapak Agung Setiya Budi, ST selaku Fasilitator Teknik atas pendampingannya selama menjadi FT di Kec. Maron khususnya di Desa Suko. semoga ditempat tugas yang baru lebih solid lg daaaannnn tetap SEMANGAAATTT........!!!!!

Senin, 27 Agustus 2012

Kegiatan PNPM-MP TA. 2012

1. Pembangunan Gedung TK di Dusun Gumuk






2. Saluran Irigasi di Dusun Krajan






Jumat, 03 Agustus 2012

Kegiatan PNPM-MP T.A 2012 Desa Suko Kec. Maron

Memasuki Tahun anggaran 2012,Kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Kecamatan Maron Kabupaten  Probolinggo telah ,pada bulan Agustus 2012 telah memasuki Pelaksanaan  pencairan dana tahap 1,dimana kegiatan yang dilaksanakan adalah meliputi kegiatan pembangunan saran-dan prasarana masyarakat,Kegiatan penyediaan sarana prasarana Kesehatan berupa Saluran Irigasi dan Sarana Pendidikan berupa pembangunan gedung TK serta Sinpan Pinjam Perempuan dengan rincian dana sebagai berikut :
1. SPP 1 Kelompok dengan alokasi dana Rp 9.250.000,-
2. Pembangunan Gedung TK 13 x 5 m dengan dana Rp 109.246.900,-
3. Saluran Irigasi P= 680 m (2 sisi) dengan dana Rp 98.777.000,-
Dan tidak lupa swadaya dari masyarakat yang sangat membantu demi kelancaran kegiatan PNPM-MP Tahun Anggaran 2012 ini.

Sabtu, 23 Juni 2012

Prinsip Pokok PNPM Mandiri Perdesaan

Dalam pelaksanaannya, PNPM Mandiri Perdesaan menekankan prinsip-prinsip pokok SiKOMPAK, yang terdiri dari:

  1. Transparansi dan Akuntabel. Masyarakat harus memiliki akses yang memadai terhadap segala informasi dan proses pengambilan keputusan, sehingga pengelolaan kegiatan dapat dilaksanakan secara terbuka dan dipertanggung-gugatkan, baik secara moral, teknis, legasl maupun administratif
  2. Desentralisasi. Kewenangan pengelolaan kegiatan pembangunan sektoral dan kewilayahan dilimpahkan kepada Pemerintah Daerah atau masyarakat, sesuai dengan kapasitasnya
  3. Keberpihakan pada Orang/ Masyarakat Miskin. Semua kegiatan yang dilaksanakan mengutamakan kepentingan dan kebutuhan masyarakat miskin dan kelompok masyarakat yang kurang beruntung
  4. Otonomi. Masyarakat diberi kewenangan secara mandiri untuk berpartisipasi dalam menentukan dan mengelola kegiatan pembangunan secara swakelola
  5. Partisipasi/ Pelibatan Masyarakat. Masyarakat terlibat secara aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan pembangunan dan secara gotong-royong menjalankan pembangunan
  6. Prioritas. Pemerintah dan masyarakat harus memprioritaskan pemenuhan kebutuhan untuk pengentasan kemiskinan, kegiatan mendesak dan bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya masyarakat, dengan mendayagunakan secara optimal berbagai sumberdaya yang terbatas
  7. Kesetaraan dan Keadilan Gender. Laki-laki dan perempuan mempunyai kesetaraan dalam perannya di setiap tahap pembangunan dan dalam menikmati secara adil manfaat kegiatan pembangunan tersebut
  8. Kolaborasi. Semua pihak yang berkepentingan dalam penanggulangan kemiskinan didorong untuk mewujudkan kerjasama dan sinergi antar-pemangku kepentingan dalam penanggulangan kemiskinan
  9. Keberlanjutan. Setiap pengambilan keputusan harus mempertimbangkan kepentingan peningkatan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga di masa depan, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan

PNPM Mandiri Perdesaan juga memiliki prinsip lainnya, yakni:

  1. Bertumpu pada pembangunan manusia. Setiap kegiatan diarahkan untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia seutuhnya
  2. Demokratis. Setiap pengambilan keputusan pembangunan dilakukan secara musyawarah dan mufakat dengan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat miskin

Jumat, 25 Mei 2012

Gambaran Umum PNPM-MP Desa Suko


PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
MANDIRI PERDESAAN
( PNPM –MPd )
KECAMATAN MARON KABUPATEN PROBOLINGGO

Tahun Anggaran 2008 dana Program sebesar Rp. 3.000.000.000 yang dialokasikan dibidang Ekonomi (Simpan Pinjam yang dikhususkan untuk perempuan/SPP) sebesar Rp. 529.683.600 dan sisanya dialokasikan dibidang sarana prasarana sebesar Rp.2.470.316.400
Tahun Anggaran 2009 dana Program sebesar Rp. 2.000.000.000 yang dialokasikan dibidang Ekonomi (Simpan Pinjam yang dikhususkan bagi perempuan/SPP) sebesar Rp. 429.922.500 dan sisanya dialokasikan dibidang saran prasarana sebesar Rp. 1.570.077.500
Tahun Anggaran 2010 dana Program terkucur sebesar Rp. 3.000.000.000 yang mana terbagi dalam 2 SPC (Surat Penetapan Camat), dengan rincian sebagai berikut :
Untuk SPC 1 dialokasikan untuk bidang Ekonomi (Simpan Pinjam khusus bagi Perempuan/SPP) sebesar Rp. 742.350.000 dan untuk bidang sarana prasarana sebesar Rp. 1.056.816.200
Untuk SPC 2 hanya di alokasikan di bidang sarana prasarana sebesar Rp. 1.200.833.800
Di Tahun Anggaran 2011 ini Kecamatan Maron mendapatakan dana Program sebesar Rp. 3.000.000.000. Di tambah dengan dana Program PNPM-Mandiri Perdesaan Paska Krisis sebesar Rp. 850.000.000
Di Tahun Anggaran 2012 ini Kecamatan Maron masih mendapatkan dana Program sebesar Rp. 3.000.000.000 yang di alokasikan untuk dana di bidang sarana prasarana maupun di bidang ekonomi yaitu Simpan Pinjam Perempuan (SPP)

Untuk Desa SUKO khususnya yang telah mendapatkan Dan Program mulai sejakTahun Anggaran 2008 sampai dengan Tahun 2012 yang meliputi Kegiatan:

Tahun Anggaran 2008
Kegiatan sarana prasarana Saluran Irigasi yang terletak di dusun Gumuk dengan Volume Panjang 908 m (2 sisi) dengan Dana BLM sebesar Rp.140.319.500dan Swadaya sebesar Rp. 24.610.000.
Kegiatan MCK, terdapat 6 Unit dengan Dana BLM sebesar Rp.123.079.000dan Swadaya sebesar Rp.3.742.500
Untuk Kegiatan Bidang Ekonomi khususnya Simpan Pinjam bagi Perempuan (SPP) terdapat 6 kelompok SPP dengan dana BLM sebesar Rp. 98.894.700

Tahun Anggaran 2009
Kegiatan sarana prasarana Saluran Irigasi yang terletak di dusun Gumuk dengan Volume Panjang 908 m (2 sisi) dengan Dana BLM sebesar Rp.88.141.500dan Swadaya sebesar Rp. 6.912.500.
Untuk Kegiatan Bidang Ekonomi khususnya Simpan Pinjam bagi Perempuan (SPP) terdapat 5 kelompok SPP dengan dana BLM sebesar Rp. 74.077.500

Tahun Anggaran 2010
Kegiatan sarana prasarana Saluran Drainase dengan Panjang 425 m (2 sisi) dengan bangunan pelengkap Gorong-gorong Plat 2 Unit yang terletak di dusun Krajan dengan Dana BLM sebesar Rp.116.602.500dan Swadaya sebesar Rp. 8.732.500
Kegiatan MCK, terdapat 2 Unit dengan Dana BLM sebesar Rp.39.190.400dan Swadaya sebesar Rp.3.857.500
Untuk Kegiatan Bidang Ekonomi khususnya Simpan Pinjam bagi Perempuan (SPP) terdapat 1 kelompok SPP dengan dana BLM sebesar Rp. 31.500.000

Tahun Anggaran 2011
Kegiatan sarana prasarana Plengsengan / TPT yang terletak di dusun Wangkal Panjang 78 m dengan Dana BLM sebesar Rp.50.258.800dan Swadaya sebesar Rp. 3.694.000.
Untuk Kegiatan Bidang Ekonomi khususnya Simpan Pinjam bagi Perempuan (SPP) terdapat 3 kelompok SPP dengan dana BLM sebesar Rp. 78.947.300

PNPM –Mandiri PerdesaanPASKA KRISIS
Kegiatan sarana prasarana Plengsengan / TPT yang terletak di dusun Gumuk Panjang 60 m dengan Dana BLM sebesar Rp.20.908.300dan Swadaya sebesar Rp. 3.386.500.
Kegiatan sarana prasarana Rehab Jalan Aspal yang terletak di dusun Gumuk RT 6 –8 RW III Volume 2,5 x 515 m dan bangunan pelengkap berupa gorong-gorong Plat 1 unit dengan Dana BLM sebesar Rp.57.136.800dan Swadaya sebesar Rp. 5.059.500

Tahun Anggaran 2012
Kegiatan sarana prasarana Saluran Irigasi yang terletak di dusun Krajan dengan Volume Panjang 680 m (2 sisi) dengan Dana BLM sebesar Rp.103.975.800dan Swadaya sebesar Rp. 2.947.000.
Kegiatan sarana Pendidikan Gedung TK prasarana yang terletak di dusun Gumuk dengan Volume 13 x 5 m (termasuk meabeler dan APE) dengan Dana BLM sebesar Rp.114.996.700dan Swadaya sebesar Rp. 2.100.500.
Untuk Kegiatan Bidang Ekonomi khususnya Simpan Pinjam bagi Perempuan (SPP) terdapat 1 kelompok SPP dengan dana BLM sebesar Rp. 9.736.800
( Dalam Proses Pelaksanaan )

PRODUK UNGGULAN DESA SUKO

1. TERNAK LELE

2. TERNAK AYAM PETELUR

3. KERAJINAN TANGAN PEMBUATAN KERANJANG

4. Pembuatan Pupuk Organik Cair (Bokh, Peptisida Nabati,Dan Agensia Hayati)



Kamis, 24 Mei 2012

KUNJUNGAN STAF KHUSUS PRESIDEN

Pada hari ini Kamis, 24 Mei 2012 jam 19.00 s/d 21.00 wib Staf khusus Kepresidenan Bpk. Sumirat K. dan Bpk. Arif Rahman melakukan kunjungan lapang ke Desa Suko Kec. Maron Kab. probolinggo. Kunjungan staf khusus Kepresidenan ini mengambil sampel di Desa Suko meninjau SPP/PNPM-MP, PKH, Jamkesmas dan Raskin, Bpk. Arif Rahman melakukan wawancara kepada masyarakat penerima program SPP/PNPM-MP, PKH, Raskin, Jamkesmas/Jamkesda di ruang pertemuan


dan dilanjutkan dengan kunjungan kerumah-rumah penerima manfaat dari program SPP/PNPM-MP, PKH,Raskin dan jamkesmas. Kunjungan ini dimaksud untuk melihat sejauh mana program-program yang sudah direncanakan Bapak Presiden, apakah tepat sasaran terutama bagi masyarakat miskin yang betul-betul membutuhkan dan sesuai dengan Petunjuk Teknis Operasional apa tidak. Sedangkan Bapak Sumirat K. langsung mewawancarai salah satu masyarakat yang memanfaatkan kartu jamkesmas.



Masyarakat yang diwawancarai sangat puas dengan pelayanan Puskesmas karena semua biaya gratis. Hasil kunjungan ini akan dipublikasikan melalui Buletin 9949 yang dikeluarkan setiap minggu oleh kepresidenan. Dengan bulletin ini masyarakat akan tahu hak-haknya demi untuk kesejahteraan masyarakat.






Rabu, 23 Mei 2012

Musyawarah Desa Serah Terima Pasca Krisis "Rehap Lapen & GG Plat"

MDST ini dihadiri oleh Bapak Eko Lukmianto, S.Pd selaku FK Kecamatan Maron, Bapak Agung Setia Budi, S.T selaku FT Kecamatan Maron, Bapak Syafi'i dan Kusmiadi selaku Pendamping Lokal Kecamatan Maron, Bapak Sanawi selaku ketua UPK Kecamatan Maron dan Bapak Hamid selaku BP-UPK Kecamatan Maron. 

Sambutan pertama oleh Bapak Mattasib SH selaku Kepala Desa Suko dengan menyampaikan beberapa  sambutan antara lain : memberikan wejangan kepada peserta musyawarah dan TPK agar di kegiatan yang akan datang agar lebih baik lagi. dilanjutkan sambutan FK Kec. Maron  kemudian FT Kec. Maron tak lupa PL dan BP-UPK memberikan sambutan jg. 

setelah itu TPK membacakan laporan pertanggung jawaban penggunaan dana kegiatan rehap lapen 2,5 x 515dan gorong-gorong plat 0,6 x 1 x 11 m. Dari kegiatan tersebut ada pengembangan rehap lapen juga di Dusun Krajan sepanjang 2,3 x 187 m. Alhamdulillah kegiatan tersebut terselesaikan tanpa ada masalah atau hambatan sedikitpun.

 Dalam MDST ini peserta rapat menerima laporan pertanggungjawaban TPK dengan catatan berem harus  diperbaiki karena terkikis hujan lebat. Rapat ditutup dengan pembacaan do'a.